PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisBiologi

autofagi

autophagy

Ringkasan Singkat

Tindakan melukai diri sendiri dengan cara memakan daging sendiri, atau proses seluler di mana sel mengonsumsi komponennya untuk nutrisi.

Autofagi memiliki dua makna yang sangat berbeda tergantung pada bidang ilmunya. Dalam psikopatologi, autofagi merujuk pada perilaku abnormal di mana seseorang mengunyah atau memakan bagian-bagian dari tubuh mereka sendiri, suatu bentuk mutilasi diri yang ekstrem yang biasanya dikaitkan dengan gangguan mental berat atau sindrom neurologis tertentu (seperti Sindrom Lesch-Nyhan). Kondisi ini juga disebut sebagai autophagia.

Dalam biologi seluler, autofagi adalah proses fisiologis yang sehat di mana sel-sel tubuh menguraikan dan mendaur ulang protein atau organel yang rusak untuk mempertahankan metabolisme dan nutrisi, terutama selama masa kelaparan. Pemahaman tentang proses biologis ini sangat penting dalam riset penuaan dan penyakit degeneratif, sementara dalam psikologi, fokusnya adalah pada pencegahan perilaku melukai diri tersebut.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Klionsky, D. J. (2008). Autophagy: from organelles to molecules. Nature Reviews Molecular Cell Biology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback